Entity Relationship Diagram (ERD)

Pengertian Entity Relationship Diagram (ERD)

Menurut Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship diagram (ERD) adalah teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari system informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database. Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk yaitu :

a.            Entitas

Pada post sebelumnya mengenai basis data telah dijelaskan sedikit tentang pengertian entity(entitas)  yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Pengertian lainnya menurut Brady dan Loonam (2010), entitas adalah objek yang menarik di bidang organisasi yang dimodelkan.

Contoh : Mahasiswa, Kartu Anggota Perpustakaan (KAP), dan Buku.

b.            Hubungan (relasi/relationship)

Suatu hubungan adalah hubungan antara dua jenis entitas dan direpresentasikan sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas.

Contoh : Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP), relasinya adalah mendaftar.

c.             Atribut

Atribut memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas. Atribut memiliki struktur internal berupa tipe data. Jenis-jenis atribut :

  • Atribut Key

        Contoh : Nomor pokok mahasiswa (NPM), NIM dan nomor pokok lainnya

  • Atribut simple

         Contoh : Alamat, penerbit, tahun terbit, judul buku.

  • Atribut Multivalue

         Contoh : Dari sebuah buku, yaitu terdapat beberapa pengarang.

  • Atribut Composite

          Atribut composite adalah suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu yang             masih bisah dipecah lagi atau mempunyai sub attribute.

         Contoh : Dari entitas nama yaitu nama depan, nama tengah, dan nama belakang

  • Atribut Derivatif

         Contoh :

Derajat relasi atau kardinalitas rasio

Menjelaskan jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya

  • one to one (1:1), Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.
  • one to many(1:M), Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
  • many to many(M:M), Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.  

    Contoh soal :

    Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bias meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku,  judul, pengarang, penerbit,  tahun terbit. Satu buku bias ditulis oleh beberapa pengarang. Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di atas, dengan menggambar ERDnya.

    Jawab:

    Entitas : Mahasiswa, KAP, BUKU

    Atribut : Nama, no.mahasiswa, alamat mahasiswa, no.buku, judul, pengarang, penerbit dan tahun terbit.

    Relasi : Daftar dan Pinjam

    Gambar ERD

    Simbol – Simbol Diagram ERD

                                                                                                                

BASIS DATA

Pengertian Lingkungan basis data

Lingkungan basis data merupakan sebuah habitat di mana terdapat basis data untuk bisnis. Dalam lingkungan basis data, pengguna memiliki alat untuk mengakses data. Pengguna melakukan semua tipe pekerjaan dan keperluan mereka bervariasi seperti menggali data (data mining), memodifikasi data, atau berusaha membuat data baru. Pengguna tertentu tidak diperbolehkan mengakses data, baik secara fisik maupun logis.

 

Tujuan utama dari sistem basis data yaitu menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan. Titik awal untuk perancangan sebuah basis data haruslah abstrak dan deskripsi umum dari kebutuhan-kebutuhan informasi suatu organisasi harus digambarkan di dalam basis data.

Jika sebuah basis data merupakan suatu sumber yang dapat digunakan bersama. Setiap pemakai membutuhkan pandangan yang berbeda-beda terhadap data di dalam basis data. Untuk memenuhi kebutuhan ini, arsitektur komersial basis data yang banyak digunakan telah tersedia saat ini dan telah mengalami perluasan yaitu arsitektur ANSI-SPARC.

 

ANSI-SPARCH (stands for American National Standards Institute, Standards Planning And Requirements Committee) yaitu standar desain abstrak untuk Sistem Manajemen Database (DBMS), yang pertama kali diusulkan pada tahun 1975. Model ANSI-SPARC ini, tidak pernah menjadi standar formal.

 

Tiga Tingkatan Arsitektur Basis data ANSI-SPARC

 

Terdapat beberapa tujuan dari Tiga Tingkatan Arsitektur Basis Data ANSI-SPARC yaitu :

  • Membedakan cara pandang pemakai terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik.
  • Setiap pengguna harus dapat mengakses data yang sama, tetapi memiliki pandangan yang berbeda disesuaikan data.
  • Pengguna tidak harus berurusan dengan penyimpanan database fisik. Mereka harus diizinkan untuk bekerja dengan data itu sendiri, tanpa memperhatikan bagaimana secara fisik disimpan.

 

Terdapat tiga tingkatan arsitektur basis data terdiri dari :

  • Tingkat Eksternal (External Level)

Merupakan cara pandang pemakai terhadap basis data agar pembuatan basis data ini relevan bagi seorang pemakai tertentu. Yang terdiri dari sejumlah cara pandang berbeda dari sebuah basis data. Masing-masing pemakai merepresentasikan dalam bentuk yang sudah dikenalnya. Cara pandang secara eksternal hanya terbatas pada entitasatribut dan hubungan antar entitas (relationship) yang diperlukan.

 

  • Tingkat Konseptual (Conseptual Level)

 

Merupakan kumpulan cara pandang terhadap basis data. Menggambarkan data yang disimpan dalam basis data dan hubungan antara datanya.

Hal-hal yang digambarkan dalam tingkat konseptual yaitu:

  • Semua entitas beserta atribut dan hubungannya
  • Batasan data
  • Informasi semantik tentang data
  • Keamanan dan integritas informasi

 

 

  • Tingkat Internal (Internal Level)

Merupakan perwujudan basis data dalam komputer. Yang menggambarkan bagaimana basis data disimpan secara fisik di dalam peralatan storage yang berkaitan erat dengan tempat penyimpanan / physical storage.

Hal –hal yang digambarkan adalah:

  • alokasi ruang penyimpanan data dan indeks
  • deskripsi record untuk penyimpanan (dengan ukuran penyimpanan untuk data elemen)
  • penempatan record
  • pemampatan data dan teknik encryption

 

 

Konsep Data Indenpendence

Indepedensi data (data independensi) adalah kemampuan untuk melakukan perubahan pada struktur data tanpa melakukan perubahan pada program-program aplikasi yang memproses data. Oleh karena itu, terdapat tujuan utama dari 3 tingkat arsitektur adalah memelihara kemandirian data (data independence) yang berarti perubahan yang terjadi pada tingkat yang lebih rendah tidak mempengaruhi tingkat yang lebih tinggi.

(buku Sistem Informasi Manajemen (ed.10) By McLeod (Pearson)

Jenis data independence, yaitu:

a. Physical Data Independence

Bahwa internal skema dapat diubah oleh DBA tanpa mengganggu konseptual skema. Dengan kata lain physical data independence menunjukkan kekebalan konseptual sekema data terhadap perubahan internal skema.

b. Logical Data Independence

Bahwa konseptual skema dapat diubah oleh DBA tanpa mengganggu eksternal skema. Dengan kata lain logical data independence menunjukkan kekebalan eksternal schema terhadap perubahan konseptual skema.

Prinsip data independence adalah salah satu hal yang harus diterapkan di dalam pengelolaan sistem basis data dengan alasan-alasan sbb :

  1. DBA dapat mengubah isi, lokasi, perwujudan dalam organisasi basis data tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.
  2.  Pabrik / agen peralatan / software pengolahan data dapat memperkenalkan produk-produk baru tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.
  3.  Untuk memindahkan perkembangan program-program    aplikasi
  4. Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA demi            keamanan dan integritas data dengan memperhatikan  perubahan-perubahan kebutuhan pengguna.

DBMS

Untuk mengelola data base diperlukan suatu perangkat lunak (Database Management System). Beberapa ahli mengemukakan pendapatnya tentang pengertian DBMS yaitu :

  1. C.J. Date : DBMS adalah merupakan software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan user.
  2. S. Attre : DBMS adalah software, hardware, firmware dan procedure-procedure yang memanage database. Firmware adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware (ROM).
  3. Gordon C. Everest : DBMS adalah manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data.

Dapat disimpulkan bahwa DBMS adalah suatu system perangkat lunak yang memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontol dan memanipulasi data yang ada.

KOMPONEN DBMS

Sebuah DBMS (Database Management System) umumnya memiliki sejumlah komponen fungsional (modul) seperti :

  1. File Manager: mengelola ruang dalam disk dan struktur data yang dipakai untuk merepresentasikan
  2. informasi yang tersimpan dalam disk.
  3. Database Manager: menyediakan interfaceantara data low-level yang ada di basis data denganprogram
  4. aplikasi dan query yang diberikan ke sistem.
  5. Query Processor, yang menterjemahkan perintahperintah dalam query language ke perintah low-level yang dapat dimengerti oleh database manager.
  6. DML Precompiler, yang mengkonversi perintah DMLyang ditambahkan dalam sebuah program aplikasi kepemangin prosedur normal dalam bahasa induk.
  7. DDL Compiler, yang mengkonversi perintah-perintahDDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung
  8. metadata. Tabel-tabel ini kemudian disimpan dalam kamus data.

Fungsi DBMS

database atau basis data berkaitan erat dengan DBMS dimana aplkasi DBMS menyediakan fasilitas untuk melakukan fungsi :

  1. pendefinisian data yang meliputi penentua tipe, struktur dan batasan data yang akan disimpan dalam basis data.
  2. kontruksi data yang meliputi proses penyimpanan data dalam database yang pengendaliannya diatur oleh DBMS
  3. Manipulasi data merupakan fungsi untuk menampilkan data, mengubah data serta menampilkan data yang ada dalam bentuk laporan
  4. Keamanan dan integritas data. (buku Solusi Bisnis Berbasis Microsoft Office System 2003, irwan sardi pt elex media komputindo)
  5. Menyediakan data dictionary

Bahasa DBMS

Model data

ð     Suatu kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data,hubungan antara data dan batasan-batasan data dalam suatu organisasi.Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami.

Model Data Berbasis Objek 

 

Model data logika berbasis objek (object-based logical model) digunakan untuk mendeskripsikan data pada tingkat konseptual dan view. Pendeskripsian data pada model ini dibuat berdasarkan fakta sehingga memberikan kemampuan penstrukturan secara fleksibel, dan memungkinkan untuk menspesifikasikan kendala-kendala datanya secara eksplisit.

 

Beberapa model data logika berbasis objek yang sudah dikenal diantaranya adalah:

• Model entity-relationship

• Model berorientasi objek (object-oriented model)

• Model biner

• Model data semantik

• Model infological

• Model data fungsional

 

 Gambar

 

Model Data Berbasis Record

 

Model logika berbasis record digunakan untuk menggambarkan data pada tingkat

konseptual dan view. Model data ini bersama dengan model data logika berbasis objek biasanya digunakan untuk menyatakan stuktur logika database secarakeseluruhan. Selain itu juga digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran penerapannya dalam tingkat yang lebih tinggi daripada gambaran fisiknya. Struktur database pada model logika berbasis record ini dinyatakan dengan type record yang mempunyai format tetap. Artinya setiap type record mempunyai beberapa field atau atribut dengan jumlah tetap, dan setiap field mempunyai panjang yang tetap. Tiga model data pada kelompok ini yang telah diterima secara meluas adalah model data relasi, jaringan (network) dan hirarki.

 

Model data konseptual
Model konseptual bukanlah pendekatan proses informasi seorang programmer aplikasi, tetapi merupakan kombinasi beberapa cara untuk memproses data untuk beberapa aplikasi. Model konseptual tidak tergantung pada aplikasi individual, tidak tergantung pada DBMS yang digunakan, tidak tergantuk pada hardware yang digunakan serta tidak tergantung juga pada phisikal model

 

Model data berbasis fisik

Perancangan basis data secara fisik merupakan proses pemilihan struktur-struktur penyimpanan dan jalur-jalur akses pada file-file basis data untuk mencapai penampilan yang terbaik pada bermacam-macam aplikasi.

Selama fase ini, dirancang spesifikasi-spesifikasi untuk basis data yang disimpan yang berhubungan dengan struktur-struktur penyimpanan fisik, penempatan record dan jalur akses. Berhubungan dengan internal schema (pada istilah 3 level arsitektur DBMS).

 

Beberapa petunjuk dalam pemilihan perancangan basis data secara fisik :

 

1. Response time :

waktu yang telah berlalu dari suatu transaksi basis data yang diajukan untuk menjalankan suatu tanggapan. Pengaruh utama pada response time adalah di bawah pengawasan DBMS yaitu : waktu akses basis data untuk data item yang ditunjuk oleh suatu transaksi. Response time juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang tidak berada di bawah pengawasan DBMS, seperti penjadwalan sistem operasi atau penundaan komunikasi.

 

2. Space utility :

jumlah ruang penyimpanan yang digunakan oleh file-file basis data dan struktur-struktur jalur akses.

 

3. Transaction throughput :

rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem basis data, dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi (misal : digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll). Hasil dari fase ini adalah penentual awal dari struktur penyimpanan dan jalur akses untuk file-file basis data.

 

Data Dictionary

1 Pengertian

 

Kamus data atau systems data dictionary adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Dengan DD analis sistem dapat mendefinisikan data yang mengalir di system dengan lengkap. Pada tahap analisis sistem, DD digunakan sebagai alat komunikasi antara analis sitem dengan pemakai sistem tentang data yang mengalir ke sistem, yaitu tentang data yang masuk ke sistem dan tentang informasi yang dibutuhkan oleh pemakai sistem. Pada tahap perancangan sistem, DD digunakan untuk merancang input, merancang laporan-laporan dan database. DD dibuat berdasarkan arus data yang ada di DFD (Data Flow Diagram). Arus data di DFD sifatnya adalah global, hanya ditunjukkan nama arus datanya saja. Keterangan lebih lanjut tentang struktur dari suatu arus data di DFD secara lebih terinci dapat dilihat di DD. Gambar berikut menunjukkan hubungan antara DFD dengan DD.

Gambar

DD tidak menggunakan notasi grafik sebagaimana halnya DFD. DD berfungsi membantu pelaku system untuk mengerti aplikasi secara detil, dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem secara presisi sehingga pemakai dan penganalisa sistem punya dasar pengertian yang sama tentang masukan, keluaran, penyimpanan dan proses. DD mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut:

1. Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD.

2. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran,

   misalnya alamat diuraikan menjadi kota, kodepos, propinsi, dan negara.

3. Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data.

4. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan

   aliran.

5. Mendeskripsikan hubungan detil antara penyimpanan yang akan menjadi

   titik perhatian dalam entity relationship diagram.

 

 

3.2         Isi DD.

Data dictionary harus dapat mencerminkan keterangan yang jelas tentang data yang dicatatnya. Untuk maksud keperluan ini, maka DD harus memuat hal-hal berikut :

a. Nama arus data.

   Karena DD dibuat berdasarkan arus data yang mengalir di DFD, maka

   nama dari arus data juga harus dicatat di DD, sehingga mereka yang

   membaca DFD dan memerlukan penjelasan lebih lanjut tentang suatu arus

   data tertentu di DFD dapat langsung mencarinya dengan mudah di DD.

b. Alias.

   Alias atan nama lain dari data dapat dituliskan bila nama lain ini ada.

   Alias perlu ditulis karena data ayang sama mempunyai nama yang berbeda

   untuk orang atau departemen satu dengan yang lainnya, misalnnya bagian

   pembuat faktur dan langganan menyebut bukti penjualan sebagai faktur,

   sedang bagian gudang menyebutnya sebagai tembusan permintaan persediaan.

   Baik faktur dan tembusan permintaan persediaan ini mempunyai struktur

   data yang sama, tetapi mempunyai struktur yang berbeda.

c. Bentuk data.

   Bentuk data perlu dicatat di DD, karena dapat digunakan untuk

   mengelompokkan DD ke dalam kegunaannya sewaktu perancangan sistem.

   • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk dokumen dasar atau

     formulir akan digunakan untuk merancang bentuk input sistem.

   • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk laporan tercetak

     dan dokumen hasil cetakan komputer akan digunakan untuk merancang

     output yang akan dihasilkan oleh sistem.

   • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk tampilan dilayar

     monitor akan digunakan untuk merancang tampilan layar yang akan

     dihasilkan oleh sistem.

   • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk parameter dan

     variabel akan digunakan untuk merancang proses dari program.

   • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk dokumen, formulir,

     laporan, dokumen cetakan komputer, tampilan di layar monitor,

     variabel dan field akan digunakan untuk merancang database.

d. Arus data.

   Arus data menunjukkan dari mana data mengalir dan ke mana data akan

   menuju. Keterangan arus data ini perlu dicatat di DD supaya memudahkan

   mencari arus data ini di DFD.

e. Penjelasan.

   Untuk tidak memperjleas lagi tentang makna dari arus data yang dicatat

   di DD, maka bagian penjelasan dapat diisi dengan keterangan-keterangan

   tentang arus data tersebut. Sebagai misalnya nama dari arus data adalah

   tembusan permintaaan persediaan, maka dapat lebih dijelaskan sebagai

   tembusan dari faktur penjualan untuk meminta barang dari gudang.

f. Periode.

   Periode ini menunjukkan kapan terjadinya arus data ini. Periode perlu

   dicatat di DD karena dapat digunakan untuk mengidentifikasikan kapan

   input data harus dimasukkan ke sistem, kapan proses dari program harus

   dilakukakan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan.

g. Volume.

   Volume yang perlu dicatat di DD adalah tentang volumen rata-rata dan

   volume puncak dari arus data. Volume rata-rata menunjukkan banyaknya

   rata-rata arus data yang mengalir dalam suatu periode tertentu dan

   volume puncak menunjukkan volume yang terbanyak, Volume ini digunakan

   untuk mengidentifikasikan besarnya simpanan luar yang akan digunakan,

   kapasitas dan jumlah dari alat input, alat pemroses dan alat output.

h. Struktur data.

   Struktur data menunjukkan arus data yang dicatat di DD terdiri dari

   item-item apa saja.

Sebagai contoh, dalam pembangunan medical system yang menyimpan data pasien,

dapat didefinisikan data berat dan tinggi dengan cara sebagai berikut ;

a. Berat           = * berat pasien ketika mendaftar di rumah sakit

                     * satuan : kilogram ; rentang : 1-200 *

b. Tinggi          = * tinggi pasien ketika mendaftar di rumah sakit

                     * satuan : sentimeter ; rentang : 1-200 *

c. Tinggi_sekarang = * satuan : sentimeter ; rentang : 1-200 *

d. Berat_sekarang  = * satuan : kilogram ; rentang : 1-200 *

e. Tanggal_lahir   = * satuan : hari sejak 1 Jan 1900 ;  rentang 36500 *

f. Jenis_kelamin   = * nilai : [  P | W ] *

Elemen data opsional didefinisikan sebagai sesuatu yang dapat digunakan

atau tidak perlu digunakan sebagai pilihan dari sejumlah alternatif.

Masalah alternatif pilihan merupakan hal penting, karena pemakai harus

diyakinkan bahwa semua kemungkinan yang ada sudah tercakup.                

Pemakai akan kewalahan jika harus membaca seluruh DD, item demi item

untuk mengecek kebenaran DD tersebut. Ada sejumlah cara untuk mengecek

kelengkapan, konsistensi, dan kontradiksi melalui testing dengan sejumlah

pertanyaan seperti berikut :

a. Apakah semua aliran dalam DFD sudah didefinisikan dalam DD ?.

b. Apakah semua komponen elemen data sudah didefinisikan ?.

c. Adakah elemen data yang didefinisikan lebih dari satu kali ?.

d. Apakah semua notasi yang digunakan pada DD sudah dikoreksi ?.

e. Adalah elemen data dalam DD tidak menjelaskan sesuatu dalam DFD

   (Data Flow Diagram) atau ER (Entity Relationship).

Membangun DD adalah salah satu dari sejumlah aspek analisa yang paling

banyak menghabiskan waktu. Tetapi DD merupakah salah satu aspek terpenting,

tanpa DD yang mendefinisikan semua terminologi maka presisi sistem akan

menjadi harapan kosong belaka. Contoh :

Gambar

 

Nama_tarian = kode_tarian + nama_tarian + asal_tarian + lama_tarian + deskripsi_tarian.

a. @Kode_tarian              : kategori_tari + no_urut_tari

   a.1. kategori_tari : 1{karakter}2  => [ | A | B | .. | Z | ]

   a.2. no_urut_tari  : 1{numerik}2   => [ | 000 | 001 | ... | 999 | ]

b. Nama_tarian       : 1{karakter}20 => [ | A | B | .. | Z | ]

c. Asal_tarian           : 1{karakter}15 => [ | A | B | .. | Z | ]

d. Lama_tarian         : jam + menit

   d.1. jam           : 1{numerik}1   => [ |  0 |  1 | .. | 9 | ]

   d.2. menit               : 1{numerik}2   => [ |  00 |  01 | .. | 60 | ]

e. Deskripsi_tarian   : 1{karakter}20 => [ | A | B | .. | Z | ]

Gambar

 

Tanggal : Tgl_hari + bulan + tahun

a. Tgl_hari   : 1{numerik}2  => [ | 01 | 02 | .. | 31 | ]

b. Bulan      : 1{numerik}2  => [ | 01 | 02 | .. | 12 | ]

                                01 = “Januari”

                                02 = “Februari”

                                —

                                12 = “Desember”

c. Tahun      : 1{numerik}4  => [ | 1900 | 1901 | 1902 | .. | 2999 | ]

Arsitektur DBMS Multi Pengguna

Pada seksi ini akan di jelaskan mengenai arsitektur yang biasanya digunakan untuk mengimplementasikan sistem basis data yang multi user, yaitu teleprocessing, file server dan client server.

2.8.1. Teleprocessing

Arsitektur tradisional untuk sistem multi pengguna adalah teleprocessing, dimana satu komputer dengan sebuah CPU dan sejumlah terminal.

Terminal untuk pengguna berjenis ‘dumb’, yang tidak dapat berfungsi sendiri dan masing-masing dihubungkan ke komputer pusat. Terminal-terminal tersebut mengirimkan pesan melalui subsistem pengontrol komunikasi pada sistem operasi ke program aplikasi, yang bergantian menggunakan layanan DBMS.

2.8.2. File-Server

Proses didistribusikan ke dalam jaringan, sejenis Local Area Network (LAN). File server mengendalikan file yang diperlukan oleh aplikasi dan DBMS. Meskipun aplikasi dan DBMS dijalankan pada masing-masing workstation, tetapi tetap meminta file dari file server jika diperlukan (perhatikan gambar di bawah ini). Dengan cara ini, file server berfungsi sebagai sebuah hard disk yang digunakan secara bersamaan. DBMS yang ada pada setiap workstation meminta data ke file server untuk semua data yang diinginkan oleh DBMS.

2.8.3. Client Server

Untuk mengatasi kelemahan arsitektur-arsitektur di atas maka dikembangkan arsitektur client-server. Client-server menunjukkan cara komponen software berinteraksi dalam bentuk sistem. Sesuai dengan namanya, ada sebuah pemroses client yang membutuhkan sumber dan sebuah server yang menyediakan sumbernya. Tidak ada kebutuhan client dan server yang harus diletakkan pada mesin yang sama. Secara ringkas, umumnya server diletakkan pada satu sisi dalam LAN dan client pada sisi yang lain.

Perbedaan arsitektur :

-        Teleprocessing

  1. komputer server langsung terhubung dengan beberapa terminal
  2. Dapat mengirim atau menerima pengolahan data dengan jarak yang jauh
  3. Terminal berjenis “dumb” tidak dapat berfungsi sendiri , terhubung ke komputer pusat

-        File server

 

  1. terhubung dengan beberapa stasiun kerja

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1. HM, Jogiyanto, Analysis and Disain Sistem Informasi (Pendekatan

   terstruktur), Penerbit Andi Offset, Yogyakarta, 1995.

2. Martin, Merle P., Analysis and Design of Business Information System,

   Macmillan Publishing Company, New York, 1991.

3. Pohan, Husni Iskandar, Pengantar Perancangan Sistem, Penerbit

   Erlangga, Jakarta, 1997.

 

 

 

 

 

Referensi:

http://ipanripai.com/materi/tiga-tingkatan-arsitektur-basis-data-ansi-sparc (tigatingkatanarsitekturbasisdata)
http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data

(Koh, 2005, dalam Janner Simarmata & Imam Paryudi 2006: 33).

 

 

 

 

NAMA     : FITRI MARWANINGSIH
KELAS     : 2DA01
NPM       : 48212167
 
 
PENGANTAR BASIS DATA
 
 
 
  1.    Tentukan sebuah Enterprise yang ada dalam lingkungan nyata anda, kemudian sebutkan nama organisasinya tersebut.
  2.            Tentukan Entitas dari Enterprise yang telah disebutkan pada nomor 3 diatas
  3.            Tentukan Atribut dari masing2 Entitas yang ada pada nomor 4 diatas
  4.             Berikan 5 contoh nilai data dari atribut yang telah disebutkan pada nomor 5 diatas.
 
      Jawab :
 
      1. Enterprise merupakan suatu bentuk organisasi. Salah satu enterprise yang ada di sekitar lingkungan tempat
          tinggal saya adalah pabrik. Salah satu nama enterprise (pabrik) tersebut yitu PT. SANYO.
 
      2. Etitas dari enterprise tersebut adalah karyawan dan produk
 
      3. Atribut dari entitas diatas adalah karyawan : nama alamat, status. Produk : nama, produk, kode produk, 
          harga barang.
 
      4. Nilai data karyawan  
 
 

wawasan nusantara

Pengertian Wawasan Nusantara

Wawasan nusantara terdiri dari kata “wawasan”,”nusa”, dan “antara”. Dari kata-kata tersebut dapat diartikan wawasan yang artinya pandangan. Nusa dapat diartikan sebagai negara kepulauan, yang didominasikan banyajnya pulau-pulau. Sedangkan antara diartikan sebagai pembatas. Jadi wawasan nusantara dapat diartikan sebagai negara kepulauan yang dibatasi oleh dua benua besar dan dua samudera.
Banyak pandangan tentang wawasan nusantara, secara terminology wawasan nusantara adalah cara pandangan masyarakat Indonesia tentang keadaan lingkungan negara Indonesia sesuai dengan ideologi nasional ( pancasila ) dan UUD 1945. Adapun UU yang mengatur tentang wawasan nusantara yang ada di Indonesia. Salah satunya UU no 6 tahun 1996 yang berisi tentang perairan Indonesia.
Ada berapa aspek yeng mempengaruhi wawasan nusantara yang ada di negara kita Indonesia, salah satunya adalah pengaruh geografi. Kenapa pengaruh geografi dapat mempengaruhi wawasan nusantara? Karena dengan adanya geografi kita dapat mengetahui fenomenal fisik dan kita juga dapat mengetahui beraneka ragam kebudayaan, suku bangsa negara Indonesia.

  • Faktor –faktor yang mempengaruhi Wawasan Nusantara :

1. Wilayah.
2. Geopolotik dan Geostrategi.
3. Perkembangan wilayah Indonesia dan dasar hukumnya.

  • Unsur–unsur Dasar Wawasan Nusantara

1. Wadah

Wawasan Nusantara sebagai wadah meliputi 3 komponen :

a. Wujud Wilayah
Batas ruang lingkup wilayah nusantara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya terdapat gugusan ribuan pulau yang saling dihubungkan oleh dalamnya perairan. Oleh karena itu nusantara dibatasi oleh lautan dan daratan serta dihubungkan oleh perairan dalamnya. Sedangkan secara vertikal ia merupakan suatu bentuk kerucut terbuka keatas dengan titik puncak kerucut di pusat bumi.
Letak geografis negar di posisi dunia antara 2 samudra, yaitu pasifik dan samudera hindia dan antara 2 benua, yaitu asia dan australia. Letak geografis ini berpengaruh besar terhadap aspek-aspek kehidupan nasional Indonesia. Perwujutan wilayah nusantara menyatu dalam kesatuan politik, ekonomi, sosial-budaya,dan pertahanan keamanan.

b. Tata Inti Organisasi
Bagi Indonesia. Tata inti organisasi negara berdasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara, kekuasaan pemerintah, sistem pemerintahan, dan sistem perwakilan.
Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik. Kedaulatan berada ditangan rakyat yang sepenuhnya oleh majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR ). Sistem pemerintahannya menganut sistem presidensial. Indonesia merupakan Negara Hukum ( Rechk Steet ) bukan hanya kekuasaan.

c. Tata Kelengkapan Organisasi
Isi wawasan nusantara tercemin dalam perspektif kehidupan manusia Indonesia dalam ekstensinya yang meliputi :

a) Cita-cita bangsa Indonesia tertuang dalam pembukaan UUD 1945.
- Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
- Rakyat Indonesia yang berkehidupan kebangsaan yang bebas.
- Pemerintah negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

b) Tata kelengkapan organisasi
- Satu kesatuan wilayah nusantara mencakup daratan, perairan dan dirgantara.
- Satu kesatuan politik.
- Satu kesatuan sosial budaya.
- Satu kasatuan ekonomi, atas asas usaha bersama.
- Satu kesatuan pertahanan dan keamanan.
- Satu kesatuan kebijakan nasional.

2. Tata Laku Wawasan Nusantara Mancakup Dua Segi

a. Tata laku bainia
Wawasan nusantara berlandaskan pada filsafah Pancasila untuk membentuk mental.

b. Tata laku lahiria
Wawasan nusantara diwujudkan dalam sutu sistem organisasi meliputi : perencenaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengadilan.

Implementasi Wawasan Nusantara
1. Wawasan Nusantara sebagai pancaran falsafah pancasila.
2. Wawasan Nusantara dalam pembangunan nasional.
a. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik.
b. Perwujudwn kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi.
c. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan.
3. Penerapan wawasan nusantara.
4. Hubungan wawasan nusantara.

Jadi wawasan nusantara adalah sebagai cara pandang bangasa Indonesia mengenal diri dan tanah air sebagai negara kepulauan dari berbagai aspek kehidupan.

Batasan-batasan wilayah indonesia

Risalah sidang BPUPKI tanggal 29 mei – 1 juni 1945 tentang negara Republik Indonesia dari beberapa pendapat para pejuang nasional. Dr. soepomo menyatakan indonesia meliputi batas Hindia Belanda, Muh. Yamin menyatakan indonesia meliputi sumatera, jawa, sunda kecil, borneo, selebers, maluku-ambon, semenanjung melayu, timor, papua, Ir.soekarno menyatakan bahwa kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan .
Ordonantie (UU Belanda ) 1939, yaitu penentuan lebar laut sepanjang 3 mil laut dengan cara menarik garis pangkal berdasarkan garis air pasang surut atau countour pulau/darat. Ketentuan ini membuat Indonesia bukan sebagai negara kesatuan, karena pada setiap wilayah laut bebas yang berada di luar wilayah yurisdiksi nasional.
Deklarasi Juanda, 13 Desember 1957 merupakan pengumuman pemerintah RI tentang wilayah perairan negara RI.

Deklarasi Djuanda
Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada tanggal 13 desember 1957 oleh Perdana Menteri Indonesia pada saat intu, djuanda Kartawidjaja, adalah deklarasi yang menyatakan kepada dunia bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI.
Sebelum deklarasi djuanda, wilayah negara Republik Indonesia mengacu pada Ordonasi Hindia Belanda 1939, yaitu Teritoriale zeeen en Maritieme Kringen Ordonatie 1939 (TZKMO 1939). Dalam peraturan Hindia Belanda ini, pulau-pulau di wilayah Nusantara dipisahkan oleh laut di sekelilingnya dan setiap pulau hanya mempunyai laut di sekeliling sejauh 3 mil dari garis pantai. Ini berarti kapal asing boleh dengan bebas melayari laut yangmemisahkan pulau-pulau tersebut.
Deklarasi Djuanda menyatakan bahwa Indonesia menganut prinsip-prinsip negara kapulauan (Archipelagic State) yang pada saat itu mendapat pertentangan besar dari beberapa negara, sehingga laut-laut antarpulau pun merupakan wilayah Republik Indonesia dan bukan kawasan bebas. Deklarasi Djuanda selajutnya diresmikan menjadi UUNo. 4/PRP/1960 tentang perairan Indonesia.

latar belakang kewarganegaraan

Latar belakang pendidkan kewarganegaraan

Pengdidak moral terdiri dari dua kata, yaitu pendidikan dan kewarganegaraan . pendidikan kewarganegaraan dijadikan bahan dalam pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan . pengertian pendidikan menurut para ahli.diantara banyak pengertian tersebut ditengahkan sebagai berikut :

  1. Menurut UU sisdiknas No.20 tahun 2003 Bab 1 pasal 1 mengatakan : “ pendidikan adalah usaha dan terencanaan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pemmbelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri , kerpibadian , kecerdasan , akhlak mulia serta keterampilan yang diperlikan dirinya,masyarakat ,bangsa dan Negara.
  2. Menurut Carter v. Good (1997) pendidikan adalah proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan perilaku yang berlaku dalm masyarakatnya.

 

Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa : pendidikan mengandung tujuan yang ingin dicapai, yaitu membentuk kemampuan indivindu mengembangkan dirinya, sehingga bermanfaat untuk kepentingan hidupnya sebagai seorang individu, maupun sebagai warga Negara dan warga masyarakat.

Dalam pendidikan nilai moral pendidikan kewarganegaraan meliputi :

  •  Batasan – batasan nilai moral

Pendidika nilai moral erat kaitannya dengan kebaikan , yang ada dalam sesuatu objek-subjek. Boleh jadi sesuatu objek-subjek itu baik tetapi tidak bernilai bagi seseorang dalamsuatu konteks peristiwa tertentu .

  • Pandangan masyarakat tentang nilai /moral

Dalam suatu masyarakat yang mejemuk dan berkembang tedapat berbagai pandangan tentang nilai. Sehingga seringkali terjadi karacuan dan penyimpangan tentang  pemaknaan nialai yang sesesungguhnya ( the alse sense of normally). Sehingga kerap terjadi berbagai kelompok, golongan , dan banga “ menginjak-injak nilai” yang mestinya dihorami dengan dalih yang “ indah-indah”.

Sebaliknya, orang menuntut hak  dan kebebasan pribadinnya  yang terlampau tinggi. Sehingga mengganggu hak asasi orang lain, kebebasan orang lain , sehingga terjadi.

  • Makna pendidikan moral

Makan “ pendidika moral “ adalah bertujuan membuat peserta didik untuk mengenali  nilai-nilai dan menempatkannya secara integral dalam konteks keseluruhan hidupnya. Pendidikan semakin pentinhg dan menempati posisi  sentral karna tingkat kadar kesatuan  dan kesatuan

 

Pengertian Negara

Negara merupakan organisasi diantara sekelompok / beberapa kelompok manusia bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu dengan mengakui adanya pemerintah yang menggusur tata tertib.

  • George gelinek

Negara adalah organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berkediaman dalam wilayah tertentu.

 

  • Kranenburg

Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena kehendak dari suatu golongan atau bangsa sendiri.

 

  • G pringgodigdo, SH

Negara adalah suatau organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yang harus memenuhi persyaratan atau unsure unsure,yaitu harus ada pemerintah yang berdaulat wilayah tertentu dan rakyat yang hidup dengan teratur sehingga merupkan suatu bangsa.

Menurut kamus lengkap bahasa Indonesia, Negara di artikan sebagai organisasi dalam suatu wilayah tertentu yang diatur oleh kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat.

Negara merupakan integrasi antara pemerintah dan rakyatnya (Integralisme). Terdiri atas tiga unsure terbentuknya suatu Negara, yaitu

  1. Rakyat , yaitu masyarakat atau warga Negara
  2. Wilayah ,
  3. Pemerintahan.

Pengertian bangsa

Bangsa merupakan kumpulan manusia yang biasnya terikat karena kesatuan bangsa dan wilayah tertentu di muka bumi. Bangsa  (nation )  atau nasional , nasionalitas atau kebangsaan, nasionalisme atau paham kebangsaan. Para pakar di bidang politik,sosiologi , dan antropologi sering tidak sependapat mengenai makna istilah-istilah tersebut. Dikarenakan semua istilah tersebut dalam kajian sejarah terbukti mengandung konsep-konsep yang sulit untuk dirumuskan.

Hak dan kewajiban warga Negara

Hak dan kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, akan tetapi terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Bahwa setiap warga Negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak, tetapi pada kenyataanya banyak warga Negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya . semua itu terjadi kerena pemerintah dan para pejabat tinggi lebih banyak mandahulukan hak dari pada kewajiban .

 

Beberapa contoh hak dan kewajiban sebagai warga Negara

 Hak warga Negara Indonesia

  • Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “ tiapa warga Negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kenmanusiaan “ ( pasal 27 ayat 2).
  • Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan : “ setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan kehidupannya.”(pasal 28A).
  • Hak untuk membuat keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah ( pasal 28B ayat 1).
  • Hak atas kelangsungan hidup,. “ setiap anak berhak atas kelangsungan hidup,tumbuh, dan berkembang”

Kewajiban warga Negara Indonesia

  • Wajib menaati hukum dan pemerintah . pasal 27 ayat ( 1) UUD 1945 berbunyi : segala warga Negara bersamaan kedudukanya didalam hokum dan pemerintahan dan wajib menjujung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya .
  • Kewajiban ikut serta dalam upaya pembelaan Negara. Pasal 27 ayat (3) UUD  1945 menyatakan : setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara”.
  • Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain . pasal 28J ayat 1 mengatakan : setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain.

Peran sebagai warga Negara :

  1. Menjujung tinggi hokum dan pemerintahan
  2. Berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional
  3. Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.
  4. Menciptakan kerukunan umat beragama.
  5. Ikut serta memajukan pendidikan nasioanal.

 

 

 

 

MATEMATIKA BISNIS

1. Di suatu kelas terdapat mahasiswa yang berjumlah 40 orang. 70 % diantaranya menyukai mata pelajaran matematika bisnis, 50 % diantaranya menyukai matematika bisnis dan pengantar bisnis, dan 60 % diantaranya menyukai pengantar bisnis. Tentukan jumlah mahasiswa yang tidak menyukai kedua matapelajaran tersebut ! 

    Jawab

   Gambar

   A = Matematika Bisnis

   B = Pengantar Bisnis 

     Menyukai matematika bisnis = 70/100 x 40 orang = 28 orang

    Menyukai matematika bisnis dan pengantar bisnis = 50/100 x 40 orang = 20 orang

    Menyukai pengantar bisnis = 60/100  x 40 orang =  24 orang     

    Jadi, mahasiswa yang tidak menyukai kedua mata kuliah tersebut berjumlah 8 orang.

 

Gambar

 

Energi geothermal ( ENERGI PANAS BUMI )

PENGERTIAN SUMBER DAYA NON KONVENSIONAL

Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera.SDA ada disekitar alam lingkungan hidup kita seperti minyak bumi,batu bara dan sebagainya.Dengan demikian SDA non konvensional adalah SDA yang ada disekitar kita yang dapat digunakandalam skala besar dan sumberr energi ini diharapkan tidak boleh menghasilkan polutan sama sekali.

Sumber daya energy non konvensional
Ketersediaan sumber daya energi diartikan sebagai kemampuan manusia untuk mendapatkan sumber daya energi tersebut berdasarkan teknologi yang telah dikembangkan serta dengan cara yang secara ekonomi dapat diterima.
Ketersediaan sumber daya energi ditinjau dari beberapa macam aspek, yaitu :
- keberadaan sumber daya tersebut di alam
- ketersediaan teknologi untuk mengeksploitasi sumber daya tersebut
- ketersediaan teknologi untuk memanfaatkan sumber daya tersebut
- pertimbangan dalam aspek ekonomi
- pertimbangan dampak (lingkungan, sosial)
- kompetisi dengan penggunaan penting lainnya

PENGERTIAN ENERGI PANAS BUMI

Energi panas Bumi adalah energi yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di dalam bumi. Energi panas Bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan Bumi. Energi ini telah dipergunakan untuk memanaskan (ruangan ketika musim dingin atau air) sejak peradaban Romawi, namun sekarang lebih populer untuk menghasilkan energi listrik. Sekitar 10 Giga Watt pembangkit listrik tenaga panas Bumi telah dipasang di seluruh dunia pada tahun 2007, dan menyumbang sekitar 0.3% total energi listrik dunia.

Energi geothermal

Energi geothermal adalah salah satu jenis energi yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang sebagai sumber daya alternatif. Menurut bahasa, geothermal berasal dari kata Yunani “geo” dan “Therme” berarti geothermal (panas bumi). Bagian dalam Bumi terdiri dari batuan cair dan pemanfaatan energi panas bumi dilakukan dengan menangkap panas di bawah kerak bumi untuk menjadikannya sebagai sumber daya. energi yang dihasilkan oleh magma di dalam perut bumi. Batuan panas akan memanaskan air di sekitarnya sehingga menghasilkan sumber uap panas dan geiser. Geiser tersebut dibor dan menghasilkan uap panas. Uap panas tersebut dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin yang akan memutar generator sehingga menghasilkan energi listrik

Ada tiga cara pemanfaatan panas bumi:

  • Sebagai tenaga pembangkit listrik dan digunakan dalam bentuk listrik
  • Sebagai sumber panas yang dimanfaatkan secara langsung menggunakan pipa ke perut bumi
  • Sebagai pompa panas yang dipompa langsung dari perut bumi

KEUNGGULAN ENERGI PANAS BUMI

Energi panas bumi memiliki beberapa keunggulan dibandingkan energi sumber lain yang dapat diperbaharui, di antaranya: (1) hemat ruang dan pengaruh dampak visual yang minimal,(2) mampu memproduksi secara terus- menerus selama 24 jam, sehingga tidak membutuhkan tempat penyimpanan energi, serta (3) tingkat ketersediaan yang sangat tinggi, yaitu di atas 95%. Sekalipun demikian, pemulihan energi panas bumi memakan waktu yang relatif lama yaitu beberapa ratus tahun. Selain untuk tenaga listrik panas bumi dapat langsung dimanfaatkan untuk kegiatan usaha pemanfaatan energi atau fluida .

Kekurangan Energi Geothermal
Ada beberapa kekurangan pada energi geothermal. Pertama, Kita tidak bisa membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi di sembarang lahan kosong di suatu tempat. Daerah tempat pembangkit energi geothermal yang akan dibangun harus mengandung batu-batu panas yang cocok pada kedalaman yang tepat untuk pengeboran. Selain itu, jenis bebatuannya harus mudah untuk dibor ke dalam. Hal ini penting untuk menjaga area sekitar karena jika lubang dibor dengan tidak benar, maka mineral dan gas yang berpotensi membahayakan bisa menyembur dari bawah tanah.  Pencemaran dapat terjadi karena pengeboran yang tidak tepat di stasiun panas bumi. Dan juga, memungkinkan pula pada suatu area panas bumi tertentu terjadi kekeringan.

Keuntungan Tenaga Panas Bumi

Pembangkit listrik tenaga Panas Bumi  hampir tidak menimpulkan polusi atau emisi gas rumah kaca. Tenaga ini juga tidak berisik dan dapat diandalkan. Pembangkit listik tenaga geothermal menghasilkan listrik sekitar 90%, dibandingkan 65-75 persen pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Bila pembangkit listrik memanfaatkan tenaga panas bumi dilakukan dengan cara yang benar, tidak ada produk samping yang berbahaya bagi lingkungan. Pemerhati lingkungan pasti akan menyukainnya!

Pada proses produksi, tidak digunakan bahan bakar fosil. Selain itu, energi geothermal tidak menyebabkan efek rumah kaca apapun. Setelah pembangunan pembangkit listrik tenaga geothermal, hanya ada sedikit pemeliharaan. Dalam hal konsumsi energi, pembangkit listrik tenaga panas bumi adalah pembangkit energi mandiri. Sayangnya, bahkan di banyak negara dengan cadangan panas bumi melimpah, sumber energi terbarukan yang telah terbukti ini tidak dimanfaatkan secara besar-besaran.

CONTOH SUMBER ENERGI PANAS

KOMPOR GAS

MATAHARI

SUMBER :

http://www.greenpeace.org/seasia/id/campaigns/perubahan-iklim-global/Energi-Bersih/geothermal/

http://majarimagazine.com